+6281-803-700274 +6285-339-331991 supardani@guidelombok.com Booking Now
keamanan-di-lombok

Lombok dinyatakan aman karena tidak dalam situasi perang, tidak ada bencana alam, tidak ada perkelahian antar kampung, tidak ada aksi teroris tapi untuk hal lainnya yang menyangkut kriminalitas tidak bisa dipungkiri hal itu masih terjadi sama sepertihalnya seperti di daerah pulau jawa, sindikat pencurian kendaraan bermotor masih sering terdengar, pencopetan di terminal bus masih ada, penipuan dengan modus modus masih ada, pemaksaan dan gertakan di bus terminal masih ada pengelabuan barang barang bawaan penumpang juga masih ada, hal ini bisa kita hindari asalkan kita cermat dan waspada sebelumnya.

Tipikal orang Lombok di setiap bagian sangat bervariasi adapun orang Lombok yang tinggal pada bagian bagian yang daratannya subur memiliki tempramen yang sangat teduh, bersahaja dan sangat bersahabat mereka sangat tekun mengawali kegiatan sehari-harinya  mulai saat matahari terbit hingga terbenam mengurus ternak dan berladang di sawah-sawahnya sangat taat beribadah di tengah tengah sawah mereka banyak membangun musholla kecil beserta tempat mandi yang mereka sebut wakaf yang bermakna hibah untuk kepentingan umum karena diantara mereka sangat tidak berkeberatan menyisihkan hasil pertanian maupun menyumbangkan sedikit tanahnya untuk membangun musholla seadanya karena setiap petani rumahnya tidak selalu dekat dari tempatnya berladang saat waktu makanpun mereka tidak pulang ke rumah karena makanan siang di antarkan  ke sawah oleh istri atau anak gadisnya mereka hidup rukun damai dan indah dalam kesederhanaan taat dengan ajaran agama tidak pernah lepas dari waktu sholat 5 waktu.

Adapun orang Lombok yang hidupnya di bagian bagian yang tanahnya beriklim tandus, cadas, bukit bukit yang di sekitarnya kering air sangat jarang, hujan yang datang hanya pada musimnya saja mereka bermukim pada lahan yang kering yang di teduhi oleh pohon asam karena pohon asam merupakan pohon yang bertahan tumbuh pada daerah tandus di saat musim penghujan air akan mengalir membasahi ladang ladang sekitar tempat mereka bermukim barulah mereka sibuk untuk menanami sawahnya dengan padi dan menyetok padi untuk bekal musim kering nanti nah pada saat musim kering tiba mereka akan berfikir besok harus ada yang dimasak. Daerah Lombok selatan pada saat 30 tahun yang lalu daerah Lombok bagian selatan pernah dilanda busung lapar sehingga saat itu pemerintah turuntangan hingga tercetusnya tanaman padi GORA atau padi gogorancah dimana padi ini bisa hidup layaknya seperti tanaman jagung yang bisa berkembang menjadi biji beras ditanam pada lahan yang tidak di genangi air tidak seperti layaknya padi yang biasa kita kenal, hingga saat inipun Lombok punya sebutan lain selain bumi Selaparang yang merupakan kerajaan pertama yang membuahi kerajaan kerajaan lain di Lombok sehingga bandara pertama di Lombokpun diberi nama bandara Selaparang, Lombok juga dikenal dengan sebutan Bumi Gora yang monumennya masih bisa kita lihat di taman Udayana di jalan udayana dua jalur yang menuju bandara lama di kota Mataram.

Dalam sisi-sisi kehidupan yang berfariasi di Lombok yang di pengaruhi keturunan, profesi dan geografi yang mempengaruhi karakter dan paradigma dalam hidup bermasyarakat di Lombok tentunya orang-orang yang mempunya alur keturunan yang berasal dari keturunan keturunan kerajaan di Lombok akan sangat menjunjung tinggi harga diri, martabat dan kehormatan keluarga besarnya termasuk juga dalam tuturkata sehari hari mereka menggunakan bahasa bahasa yang yang di anggap halus oleh orang Lombok dan sangat anti untuk mengatakan kata kamu terhadap orang lain termasuk kepada bayi yang baru lahirpun kata sebutan kamu sangat di anggap murka atau tidak sopan hanya akan digunakan saat seseorang sedang marah besar.

Profesi orang-orang di Lombok juga sangat bervariasi untuk orang orang yang tinggal di kota madiya atau kota kabupaten umumnya para pegawai pemerintahan, pengusaha kecil, menengah dan pengusaha besar di berbagai macam bidang yang ekonominya lebih mapan dan berkecukupan adapun orang orang miskin yang berprofesi menjadi tukang parkir, kuli bangunan, pedagang bakulan keliling dan lain-lain

Profesi orang Lombok yang di desa pastilah tidak akan jauh beda dengan profesi orang desa di daerah lain hanya yang akan kita bicarakan profesi orang Lombok yang tinggal di daerah kering dan lahannya tidak subur, orang orang yang kita maksudkan orang yang tinggal disekitaran Lombok selatan atau sekitar kota Praya ke arah selatan tipikal orang orang disini agak keras atau tempramental tapi saya tidak mengatakan mutlak di perkirakan 75% sifat keras atau tempramen ini mungkin terbentuk dari keadaan geografis yang panas, kering dan kurang subur yang hanya mengandalkan pertanian saat musim hujan tiba sehingga membentuk paradigman untuk bertahan hidup dengan cara yang mereka anggap benar sehingga menimbulkan angka pencurian ternak sangat tinggi terutama ternak sapi dan kerbao yang mencuri dan dicuripun hanya sekitaran kecamatan sebelah merekapun secara bekerjasama dengan Penjawak atau penjauk atau pembawa maling yang ada dikampung tersebut dengan menunjukkan maling-maling tengah malam dimana tempat kandang sapi yang hendak dicuri tidak jarang orang yang punya ternak dan maling mati diujung pedang bertarung memperebutkan dan mempertahankan ternak karena hewan ternak merupakan barang yang nyata untuk dapat di jual dan menjadi uang biasanya hewan curian dititipkan di tempat tempat tertentu sebelum dibawa ke “Patokan” atau tempat pemotongan ternak kisah kisah pencurian ternak sangat heroix dan berlangsung lama di bumi selaparang kenapa saya katakan heroix karena pencuri semacam ini tidak dianggap pekerjaan memalukan mereka bertaruh nyawa, bahkan ada beberapa cerita sekilas tentang bagaimana ketegasan seorang wanita terhadap calon pasangannya disaat hendak dilamar mereka sangat mendambakan seorang pria yang berani jalan malam dengan artikata sang calon suami supaya benar benar bisa menjadi lelaki sejati yang bisa melindungi secara ekonomi agar kebutuhan hidup bisa tercukupi dengan cara bertarung nyawa melakukan tindak kriminal ( mencuri / ngerampok )  dan tidak saja masalah pada suatu tujuan mencari ternak tapi juga terkadang untuk menguji kemampuan ilmu hitam yang di peroleh dari pertapaan di tempat tempat keramat bahkan ada yang dengan sengaja memberitahukan pemilik ternak akan kedatangannya untuk mengambil ternak dikampung tersebut dan siap untuk bertarung mengadu ilmu kanuragan yang mereka miliki, kasus ini sangat lama berlangsung di sekitar kawasan Lombok selatan saya tidak akan menyebut desa desa yang sering tempat terjadinya perkara karena sebagian diantara mereka hal semacam ini adalah sebuah aib besar yang ditujukan kepada kampung mereka tapi secara umum saya sebutkan Lombok bagian selatan.

Hal tersebut diatas sering membuat aparat kepolisia tidak berdaya untuk mencegah keadaan situasi pencurian ternak di Lombok selatan bahkan aparat kepolisianpun dibuat gemetaran untuk menyelidiki kasus kasus pencurian ternak di lombok sehingga sekitar tahun 1995 kepolisian berhasil membentuk 2 kelompok Pamswakarsa yang bernama Buru Jejak dan Amphibi. Kelompok kelompok ini sengaja di bentuk untuk memberantas pencurian ternak yang terjadi di Lombok selatan tidak jarang terjadi para pencuri ternak dihakimi dengan 2 kelompok ini dengan cara dipenggal kepala atau di sembelih untuk memberi rasa jera terhadap pelaku pelaku berikutnya.

Tidak lama berlangsung kelompok pamswakarsa ini semakin besar dan menjadi semakin di takuti sehingga banyak pencuri ternak yang menjadi keder dan takut terutama kelompok Amphibi yang semakin besar dan makin digandrungi oleh masyarakat untuk ikut menjadi anggota tidak luput termasuk juga orang orang yang sering berperilaku kriminal ikut masuk menjadi anggota Amphibi untuk mencari naungan kelompok Amphibi inipun merambah ke sebagian besar penjuru di Pulau Lombok termasuk juga merambah ke kota Mataram dengan di dirikannya posko posko untuk ronda dengan cat warna oranye dengan simbol buaya ganas keadaan seperti ini menjadikan Lombok menjadi aman dari tindak kriminal karena kriminalitas akan dihakimi oleh kelompok Amphibi, seiring waktu berjalan kelompok amphibi mejadi kekuatan yang membuat resah warga kota karena para anggota Amphibi selalu dengan pongah mengangkat pedang di jalan jalan dengan mobil bak terbuka di belakang dan menghakimi orang dengan prosedur yang titdak dengan melalui proses hukum yang berlaku, anggota ini juga terkadang dimanfaatkan untuk kepentingan menagih hutang dengan paksa dan mengeluarkan ultimatum terhadap penghutang, pernah juga beberapa anggota tewas terbunuh disaat mengepung gembong curanmor 4 orang tewas dan sangat banyak cerita cerita lain tentang tindak tanduk anggota Amphibi yang semakin sewenang wenang dan salah prosedur hingga kepolisian membubarkan pam Swakarsa ini dengan alasan angka pencurian ternak sudah tidak ada lagi dan sudah bisa terkendali hanya anggota Amphibi bisa beroperasi di daerah daerah yang rawan dengan tindak kriminal yang terdapat di Lombok tengah bagian selatan untuk lebih jelas tentang keberadaan pamswakarsa Amphibi anda bisa Mengakses google dengan mengetik kata “Amphibi Lombok” nah pasti akan anda lihat unsur unsur warna oranye.