+6281-803-700274 +6285-339-331991 supardani@guidelombok.com Booking Now
Tiu Teja

Air Terjun Tiu Teja Lombok

Air terjun ini persis berlokasi di ujung keramaian desa Santong Kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara yang berjarak 72 km dari kota Mataram air terjun Tiu Teja memiliki luncuran yang unik dengan ketinggian kir-kira 42 meter berada di bawah lembah kaki bukit, airnya mengalir sangat jernih dengan 2 luncuran kembar dengan debit yang cukup besar, dari kota Mataram anda bisa melalui jalur menuju kecamatan Gunung Sari Kab. Lombok Barat menuju pusuk Pass atau hutan pusuk yang merupakan perbatasan antara kabupaten Lombok Barat dengan kabupaten Lombok Utara dan terdapat gerbang perbatasan pada puncak jalan yang sangat mendukung dan memiliki bahu jalan dengan lebar rata-rata 1 meter kiri dan kanan dengan konstruksi beton cor, di lokasi ini banyak terdapat monyet-monyet duduk bersantai di pinggir jalan. Selanjutnya jalan menurun sejauh 13 km hingga tiba di perempatan kecamatan Pemenang dan berbelok ke arah kota Tanjung yang merupakan ibu kota kabupaten Lombok Utara hingga pada pertigaan di kecamatan Kayangan mungkin pada speedo kendaraan sudah menunjukkan anda sudah berjalan sejauh kurang lebih 60 km lalu berbelok ke arah desa Santong dengan kondisi jalan mendaki sejauh 12 km hingga di tempat lokasi parkiran.

My Friend Tigor Jeeva

Jalur untuk menuju lokasi ini masih satu arah dengan jalur menuju air terjun Tiu Sekeper yang merupakan air terjun tertinggi di pulau Lombok namun untuk menuju ke lokasi Tiu Sekeper perjalanan akan menempuh 3 jam menerobos hutan yang lebat dan saat kita melintasi jalur ke Tiu Sekeper masih bisa kita lihat luncuran air terjun Tiu Teja dari atas lereng bukit yang rimbun dengan pepohonan kayu milik HTI ( Hutan Tanaman Industri ) setelah tiba di ujung jalan aspal terdapat gerbang selamat datang dan terdapat gambar air terjun terpajang dengan gambar berbahan cetakan bahan finil, tidak jauh dari gerbang kita melirik ke arah kanan 20 meter pada jalur jalan yang tidak beraspal dengan kondisi jalan tanah sedikit berkerikil terdapat orang berjualan atau warung kopi dan memiliki halaman cukup luas untuk memarkir 2 buah mobil dan beberapa unit sepeda motor anda bisa menitipkan kendaraan anda di sini dengan jasa parkir Rp 10.000 untuk satu unit mobil dan untuk sepeda motor Rp 2.000 atau untuk sepeda motor nama pemilik warung tersebut pak Badarudin yang jualan anaknya pak Badaraudin juga termasuk organizer untuk urusan perjalanan ke air terjun Tiu Teja dan Tiu Sekeper juga bisa minta jasanya sebagai guide lokal menuju ke 2 air terjun.

Pintu gerbang Tiu Teja sebelum menuruni anak tangga

Anda juga bisa lolos dengan kendaraan roda 2 menuju tempat parkir sejauh 1 km melalui jalan yang sedikit berbatuan kerikil, licin, jalan tanah basah ada juga sebagian jalan yang sudah di rabat di sebelah kanan dalam perjalanan ada bangunan PDAM dan ada jalur tanah menanjak katanya ke arah sana ada perkampungan penduduk, setelah tiba di lokasi air terjun Tiu Teja ada lahan parkir dengan tarif Rp 2.000 untuk satu unit sepeda motor di lokasi ini ada penjaga untuk pemeriksaan tiket masuk karena tiket masuk harus di beli di loket pintu gerbang yang memeriksa berseragam rapi dengan kartu pengenal badge di cantel di kantong namanya pak Rizal beliau sangat ramah sekali dalam menyambut wisatawan yang akan menuju air terjun Tiu Teja dan tidak jauh dari lokasi parkir lokasi air terjun Tiu Teja berada di bawah lokasi tempat parkir dengan menuruni 230 anak tangga dengan rata-rata tinggi anak tangga kira-kira 30 cm berarti kita akan menuju ke lokasi ke bawah 30 cm X 230 = 6.900 cm berarti kita akan turun sejauh 69 meter dengan lebar jalan rata-rata 1 meter menyusuri tebing.

Jalan menuju air terjun  sudah ditata dengan pekerasan rabat podasi batu kali dengan bentuk jalan setapak bertangga menurun hingga hampir mendekati luncuran air terjun yang di sisinya terdiri dari semak-semak basah, hingga sampai di lokasi air terjun silahkan anda bisa menikmati luncuran air dinginnya. Di lokasi ini anda bisa berenang tapi air paling dalam hanya sebahu orang dewasa saja. Bila ada beruntung biasanya setelah selesai hujan di lokasi sering muncul pelangi atau sabuk bidadari kata orang Lombok menghiasi luncuran kedua air terjun dengan sangat indah dan itu adalah kesempatan buat anda untuk segera mengabadikan kejadian tersebut dengan kamera digital atau dengan kamera smart phone anda.