+6281-803-700274 +6285-339-331991 supardani@guidelombok.com Booking Now
Lombok Rafting

Lombok Rafting

Saya bersama wisatawan dari Iran di Lombok Rafting

Bila anda adalah penggemar kegiatan rafting atau dengan sebutan lainnya yaitu : arung jeram, di Lombok bisa anda mencobanya di desa Batu Mekar di kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat yang berjarak sekitar 15 km dari kota Mataram, kecamatan Lingsar terdiri dari 10 desa yaitu : Batu Kumbung, Batu Mekar, Dasan Geria, Duman, Gegerung, Karang Bayan, Langko, Desa Lingsar, Peteluan Indah dan Segerongan yang merupakan wilayah kaya dengan sumber mata air dan berada di bawah lereng bukit rimbun dan lebat yang nampak jelas jika kita lihat dari jalan utama atau sekitar kota Mataram di saat cuaca cerah tapi lebih dekat lagi kalau dilihat dari kota Narmada atau kota air untuk sebutan kota Narmada bahkan ada perusahaan air minum mineral kemasan botol yang mengambil air atau menyuling air dari sumber wilayah Narmada hingga air minum kemasan botol ini di beri merk “Narmada” suatu saat anda berkunjung ke Lombok selain merk lain kemasan air botol Narmada sangat mendominasi di warung-warung, toko kecil maupun besar hingga di mini market sekelas Indomart atau Alfamart juga bisa kita temukan air minum kemasan merk “Narmada.

Bersama karyawan bank BNI 46 cabang Mataram di Lombok Rafting

Letak persis lokasi desa Batu Mekar bisa mengambil jalur utama jalan provinsi melalui pertigaan di depan Taman Narmada berkendara ke arah Utara melalui jalan aspal yang mulus hingga pada pertigaan lagi ( ada tugu kecil ) jika kita ke arah kiri akan menuju Pura Lingsar tapi kita lolos saja ke arah utara nanti ada tulisan “jln Karang Bayan” hingga jalan menyempit tapi sudah diberi tambahan bahu jalan dengan konstruksi beton cor, selanjutnya anda akan menemukan gerbang Selamat Datang di Desa BATU MEKAR konstruksi jalan masih mulus dengan kontur berkelok-kelok naik turun dan di sebuah pertigaan ada jembatan terdapat aliran sungai yang debitnya cukup tidak terlalu besar berbatuan yang merupakan aliran air yang sama dengan lokasi rafting, sungai ini dinamakan “Kokok Jangkuk” dalam bahasa sasak atau kata lainnya yaitu : Kali Jangkuk, nah di sekitar lokasi ini adalah lokasi tempat penjualan duren yang cukup terkenal bagi warga kota Mataram saat musim duren dengan sebutan duren Karang Bayan yang sekarang sudah diberi pekerasan aspal yang sangat bagus, hanya saja jalan ini masih sempit tapi jalan ini sudah diberi bahu jalan dengan beton cor juga baru-baru ini, jika kita ke arah timur jalan menuju kantor desa Batu Mekar nah sebelum sampai ke kantor desa Batu Mekar ada pertigaan jika lolos ke kantor desa Batu Mekar dengan konstruksi jalan lebih jelek dan jika belok ke kiri jalan akan mendaki hingga putus diatas bukit.

Kendaraan off road pengangkut peserta ke start point Kali Jangkuk Lingsar

Di pertigaan ada papan nama LOMBOK RAFTING di sini ada space lorong ke tempat rafting finish menerobos perkebunan manggis dan rambutan di sini terdapat ruang aula terbuka yang difungsikan untuk lokasi makan siang dan tempat menaruh segala kebutuhan untuk kegiatan rafting juga terdapat 2 buah mobil untuk mengangkut peserta berwarna oranye dengan tampilan off road, di sekelilingnya terdapat pohon manggis, rambutan dan kebun buah naga. Terdapat parit lintasan air irigasi yang dialirkan ke sawah-sawah terdekat tidak jauh dari lokasi ini adalah tepi sungai lokasi finish, jadi jika bermain rafting nanti mesti dibawa ke arah hulu dengan menggunakan kendaraan pengangkut rakit sejauh 7 km dengan menyusuri sungai berbatuan dengan arus yang cukup keras dan di sisi sungai terdapat persawahan hijau yang subur. Base camp lokasi rafting lainnya ” JANGKUK RAFTING ” juga berada bersebelahan dengan ” LOMBOK RAFTING ” keduanya sama-sama memiliki misi untuk mengembangkan gema wisata sungai Jangkuk, mereka sejalan dan bersinergi untuk saling support, saling meminjamkan peralatannya jika diantara mereka kekurangan perahu atau lainnya.

Tibu Nyanyang di kali Jangkuk rafting desa Batu Mekar Lingsar

Suasana sekitar sangat asri dengan alam pedesaan yang sejuk dan dekat dengan bukit yang berjejer di sebelah barat gunung Rinjani subur dan sumber mata air berhamburan sehingga di tempat ini banyak terlihat kolam pemeliharaan ikan nila ,karper dan gurami, suasana rumah penduduk masih terlihat berkonstruksi bangunan sederhana, hampir 50% penduduk beragama hindu jika dilihat dari bangunan rumah yang terdapat ada tempat menaruh sesajen di depan rumah warga seperti banyak yang kita lihat di pulau Bali bahkan sewaktu-waktu dapat melihat ritual agama hindu di tengah jalan, di sisi lain juga dapat kita lihat penduduk yang beragama muslim dengan ciri khas penduduk sedang duduk di depan rumah dengan mengenakan kerudung, suasana ini bisa dibuktikan saat anda menaiki kendaraan off road pengangkut peserta rafting menuju arah hulu dengan melintasi medan yang akan membuat jantung anda akan berdenyut kencang sambil menaiki kendaraan dengan posisi berdiri dan sewaktu-waktu akan melewati jalan tanah dengan kondisi miring hingga peserta wanita pasti berteriak histeris dengan kondisi medan ini, jangan lupa saat berdiri di atas kendaraan pengangkut peserta rafting supaya memperhatikan ranting-ranting pohon agar tidak tertabrak oleh wajah imut anda ya, sebelum sampai di lokasi start rafting dimulai banyak ruas-ruas jalan yang kosong tidak ada bangunan di pinggir jalan ini, masih berupa kebun yang ditanami berbagai macam tanaman dan tumbuhan serta suara bunyi serangga dan burung sangat terdengar syahdu.

Jeram Bidadari merupakan jeram terakhir dekat dengan base camp Jangkuk Rafting

Panjang aliran sungai yang akan kita lalui di medan rafting desa Batau Mekar kira-kira 6 km dengan jarak tempuh 2 jam atau 1,5 jam jika debit aliran sungai besar terutama jika pada musim hujan tinggi atau kedalaman sungai berkisar antara 1 meter sampai 1,5 meter bahkan ada tempat lokasi yang membuat rafting menjadi kandas, di lokasi ini terdapat 5 jeram yang pertama kami beri nama Jeram Wellcome karena ini yang akan kita lalui pertama kalinya dengan bentuk sempit berdinding batu dengan aliran yang sangat kencang dan bergelombang, kemudian jeram yang ke dua kami beri nama Jeram Nyanyang nama ini diambil dari bunyi suara lebah konon kata orang tua pendahulu di desa ini di lokasi tersebut dulu terdapat banyak lebah nah ini salah satu yang kami anggap paling extrim, ini adalah lokasi salah satu jeram yang jarang ada peserta yang mau mencobanya karena kemungkinan akan terpental atau perahu karet akan terbalik, siapa yang berani mencobanya ? saya pernah mencobanya 3 kali dan perahu karet belum pernah sampai terbalik tapi benar-benar terasa ngeri-ngeri sedap, hehehehe… oleh karena itu bagi  peserta yang takut untuk mencobanya harus berjalan melintasi persawahan sejauh kira-kira 50 meter sambil menuju jumping spot, jika ada yang suka tantangan  untuk loncat-loncat silahkan coba di lokasi ini dengan tinggi yang berfariasi yaitu 3 meter, 4 meter dan 5 meter, selanjutnya anda akan melalui Jeram Lilin karena jeram ini panjang seperti lilin, kemudian Jeram berikiutnya kita beri nama jeram Kandang karena di pinggir selatan atau kiri Jeram terdapat kandang sapi di sini juga lumayan extrim karena terdapat banyak batu-batu besar, aliran air mengalir melalui celah-celah batu dan yang terakhir kami beri nama jeram Bidadari karena di lokasi ini banyak warga kampung yang mandi ala “Open air” alias mandi di alam terbuka nah bagi peserta gentelman fokus saja ke depan ya jangan lirik-lirik dosa tau. Nah tidak jauh dari lokasi ini finish.

Kendaraan off road pengangkut peserta

Harga trip rafting ini Rp 250.000 / orang  ini sudah termasuk makan siang, kopi atau teh sudah kami persiapkan bersama kue camilan seadanya. Sebelum trip di mulai instruktur akan memberikan penjelasan-penjelasan teknik dan memberikan gambaran medan yang akan di tempuh termasuk juga akan memberikan kode-kode sandi untuk rafting atau untuk trip arung jeram ini yang terutama yang paling populir istilah BOOM yang artinya persiapan menghadapi jeram di sini peserta harus siap-siap memegang tali yang berada di rakit untuk berpegangan agar tidak mudah terlepas dari rakit, selain itu posisi dayung harus jadi satu genggaman dengan tali di samping rakit sementara tangan yang lain menggengam tali yang berada di tengah depan anda cukup para pemandu yang bekerja dengan dayung tanpa harus berpegangan dengan pada tali.

Latihan team Rescue di Tibu Nyanyang Kali Jangkuk Lingsar

Rakit bisa di isi 4 orang peserta dan maksimal 6 peserta jika peserta 4 orang yang di depan dan belakang akan di isi oleh team crew rafting, selain itu di setiap medan yang dianggap berbahaya team resque sudah siap siaga untuk tindakan penyelamatan, perlu diingat bahwa jika anda terlempar dari rakit anda akan segera dikejar untuk diselamatkan yang pasti pelampung akan membuat anda akan nyaman jika terlepas dari rakit dan teori penyelamatan ini tidak akan mengangkat badan anda tapi akan menarik lift jacket pada posisi tengkuk, lift jaket atau pelampung sudah dirancang dengan kemampuan mengangkat beban dengan kekuatan bisa mengangkat beban seberat 180 kg jadi jika berat anda masih rata-rata 70 kg maka pelampung ini tidak akan pernah robek atau putus saat anda akan diselamatkan tapi jangan khawatir penyelenggara juga tidak mau mengambil resiko untuk membayarkan asuransi anda karena trip ini sudah diasuransikan.

Rest point Lombok Rafting berikut dengan perlengkapan peralatan rafting

Setelah selesai di lokasi finish semua perlengkapan dikumpulkan dayung, lift jacket dan helm di gantung dan pakaian basah anda bisa anda ganti dengan yang kering di ruang ganti yang sudah disiapkan juga sudah ada toilet tersedia di lokasi, selanjutnya acara makan-makan sudah disiapkan dengan menu yang pasti pas buat suasana kebun di ruang aula terbuka, setelah makan-makan selesai bisa santai sejenak sambil ngopi atau ngeteh dan menikmatai camilan seadanya sambil melihat foto dari kegiatan rafting anda di Lap Top tapi untuk urusan foto harus dibayar dengan kesepakatan harga sebelum rafting di mulai karena foto di luar harga rafting jika anda tidak memerlukan jasa fotografer juga tidak masalah tapi sayang tidak ada bukti yang bisa anda kenang kan ?

Team Trans 7 dengan host mbak Rani shooting untuk acara Jejak Petualang

Informasi terakhir lokasi rafting desa Batu Mekar sudah mendapatkan kunjungan dari acara “Jejak Petualang” TV Trans7 pada tanggal 18 Februari 2017 dengan host nya yang cantik mbak Rani bersama rekanan nya mbak Odit yang sudah meliput lokasi arung jeram di lokasi sungai Jangkuk ini untuk itu bagi yang berkenan menonton acara ini dapat anda saksikan di TV Trans7 setelah kurang lebih 3 minggu dari pengambilan vidio dalam acara “Ikuti jejak kami JEJAK PETUALANG” anda dapat menyaksikan mbak Rani berarung jeram melewati jeram yang paling extrim yaitu jeram Nyanyang dan di ujung acara perahu mbak Rani terbalik hingga menimbulkan sedikit luka pada bibir manisnya karena kemungkinan terkena ujung dayung, selanjutnya mbak Rani mencari ikan di sungai Jangkuk dengan team rafting dan setelah mendapatkan beberapa ikan lalu ikan dibersihkan di pinggir sungai dekat jeram Bidadari setelah ikan hasil tangkapan diberi bumbu kemudian dipanggang setelah dibungkus oleh daun pisang dan menyantapnya bersama-sama crew rafting. Lalu bagaimana dengan anda, penasaran ??? Mari kunjungi lokasi kami di desa Batu Mekar kecamatan Lingsar kabupaten Lombok Barat.

Base camp Stokel Rafting dari jalan aspal

Di lokasi lain bisa juga anda mencoba tempat terbaru rafting kami yang berlokasi di kecamatan Batu Keliang Utara kabupaten Lombok Tengah kira-kira 29 km dari kota Mataram masih satu jalur dengan jalan yang menuju air terjun Benang Kelambu dan air terjun Benang Stokel kira-kira 6 km sebelum sampai di air terjun Benang Kelambu, di lokasi base camp terdapat 6 unit bungalow yang berkonsep Rumah sawah dengan harga sewa / malam Rp 350.000 sudah termasuk sarapan, dari jalan aspal di sebelah kiri jalan di tengah sawah sangat terlihat transparan karena masih belum ada bangunan apapun di samping kiri dan kanannya, terlihat bangku-bangku dan korsi layaknya seperti rumah makan dan ada beberapa perahu karet, ini adalah Base Camp kami “STOKEL RAFTING” yang namanya terinspirasi dari nama air terjun yang ada tidak jauh dari lokasi base camp tempat mempersiapkan segala sesuatu sebelum berangkat dan sesudah kegiatan Rafting selesai.

Papan Nama Stokel Rafting di pinggir jalan

Pada prinsipnya sama seperti regulasi yang dioperasikan di kecamatan Lingsar Desa Batu Mekar, jika anda adalah wisatawan dari luar pulau Lombok dan tinggal di hotel lokasi Senggigi atau Mataram sangat cocok untuk dikemas menjadi paket tour sekalian dijadikan satu paket untuk mengunjungi air terjun Benang Kelambu yang tidak terlalu jauh dari lokasi base camp ini. Dari base camp menuju lokasi start point kita hanya membutuhkan waktu 10 menit saja menuju hulu sungai melintasi perkampungan, persawahan dan medan off road, jika dalam kondisi musim panas perlu kami akui debit air sangat kecil hingga kami tidak mengoperasikan kegiatan rafting dan jika air cukup volumenya kami mengoperasikan trip ini dengan syarat perahu kami isi hanya buat dua orang peserta saja agar muatan tidak berat untuk menghindari kandas, nah lalu bagaimana jika debit airnya besar ? Yang pasti tempat ini saya rekomendasikan dengan panjang pengarungan sejauh 6 km dengan waktu tempuh 2 jam jika debit air keci, 1,5 jam jika debit air sedang dan 1 jam pengarungan jika debit air besar.

Jeram Payung

Di lokasi Stokel Rafting terdapat banyak sekali jeram tapi tidak terlalu extreme, jika kita buatkan nama jeram-jeram yang ada di “kokok Babak” atau “sungai Babak” ini sepertinya kebanyakan dan tidak penting juga sih, tapi hanya ada 2 lokasi yang layak diberikan predikat jeram yaitu jeram Payung dan jeram Jeppy, kenapa diberikan nama jeram Payung yah kurang lebih karena mirip-mirip payung sih dan kenapa diberikan nama Jeppy karena tingginya 7 meter, tinggi kan ? nah karena tinggi makanya diberi nama jeram Jeppy atau kata lain dari Jerapah. Dalam pengarungan terdapat banyak tempat-tempat buat beristirahat untuk berfoto tinggal minta sama guide di mana mau berhenti berfoto dan hingga sampai di lokasi finish terlihat dari bawah mobil penjemputan di atas jembatan besar yang tidak beraspal karena jembaran ini diperuntukkan untuk mendukung akses irigasi, setelah itu kita kembali ke base camp melintasi persawahan yang subur dan hijau dengan menempuh waktu kira-kira 7 menit.

Musholla di Stokel Rafting di sebelahnya tempat lokasi berbilas

Selain itu lokasi ini terbuka untuk umum jika ada yang mau singgah untuk makan siang terutama yang suka dengan menu olahan ikan air tawar segar karena di sebelah lokasi ini terdapat kolam pemeliharaan ikan yang sengaja dipersiapkan bagi pengunjung yang mau beristirahat makan siang di lokasi ini, saya jamin asik deh tapi bukan karena menu ikannya saja, tentu karena di lokasi ini bikin kita betah untuk be3rsantai sambil menikmati hembusan angin persawahan, bikin bawaannya ngantuk. Selain itu juga lokasi ini bagus buat selfy atau foto-foto di sekelilingnya karena lokasi ini nampak banyak jenis kerumunan bunga warna-warni, ada beberapa paruga. Di lokasi paling pojok terdapat musholla dekat dengan ruang ganti atau ruang berbilas setelah selesai Rafting, nah hayo kapan mau ke sini ?

Saya bersama Team Explore “Gerbang Wisata”

Selain urusan rafting ada urusan lain juga. Eh, maksud saya ada trip lain juga di lokasi ini ada tersedia motor ATV (All Terrain Vehicle) atau motor untuk semua medan dengan roda empat yang dikendalikan dengan setang seperti sepeda motor pada umumnya, bisa anda coba di sini nanti ada guide lokal yang ngajak ke medan persawahan sambil lihat pemandangan alam persawahan menuju air terjun Janggut selain itu ada pilihan lain dengan menggunakan kendaraan Jeep yang bisa kami siapkan untuk menyusuri medan off road yang tidak jauh di sekitar lokasi base camp juga tersedia sepeda MTB dengan medan yang sama dan mengenai harga paket nanti kita konsultasikan dengan rekan-rekan di lokasi. OK ! Kami tunggu reservasinya dan sebaiknya jauh hari sebelumnya anda menghubungi kami.

ATV (All Terrain Vehicle) atau Kendaraan semua medan

ATV di Stokel Rafting

HUBUNGI KAMI : LINE ID : gerbangwisata // Pin BBM : DC5B8A66

Read More